Apalah arti sebuah cita cita bila cita cita itu kini tidak bisa terwujud.Seperti diriku yang dulu di masa kecil ingin bercita cita menjadi dokter dan menjadi guru,kenapa putri bisa ingin menjadi dokter dan guru,bila menjadi dokter bisa berpakaian putih putih bisa mengobati orang yang sakit,bisa menyembuhkan itu suatu hal yang sangat membanggakan,karena aku masih ingat bila melihat dokter dokter cantik dan gagah gagah dengan jiwa kemanusiaannya aku merasa tergugah ingin seperti mereka,tapi semua perlu syarat untuk bisa mendapatkan gelar dokter tinggi harus memenuhi syarat dan pintar dalam ilmu kedokteran,tapi di Taiwan tidak seperti syarat di indonesia masalah tinggi badan,karena di Taiwan yang terpenting otak bisa mempunyai IQ yang tinggi akan mudah menjadi dokter,terkadang ku temui ada dokter yang berjiwa welas asih,ada juga dokter yang mempunyai sifat menakutkan mungkin karna banyaknya pasien yang di tanganinya ya?
Seperti pengalaman saya ketika menemani nenek di rumah sakit,di taiwan ini rumah sakit sangat serba profesional dan alat alat yang canggih serti mengadakan x-ray aja tak perlu menunggu beberapa waktu cukup satu menit bisa keluar penyakit apa yang di derita pasien,juga obat obat nya yang benar benar sangat efisien dan dengan cepat dapat meyembuhkan pasien.Ach kok ngomong sampai di sini ya!!!!
Bila aku menjadi seorang dokter tentu aku akan keluarkan semua sifat sifat kemanusiannku,seperti memberi kasih sayang pada semua orang yang lebih terpenting membuat sembuh orang,karena bila bada kita sakit kita akan mempunyai pikiran pikiran yang sangat menakutkan ,mungkin dalam pikiran kita akan berpikir apakah kita akan mendekati mati…????dan sungguh sangat konyol cita citaku bila saja aku bisa mengobati orang aku tak perlu di bayar ,asal mereka sembuh aku pasti akan tersenyum bahagia.Ach itu mana mungkin ya..maka dari itu aku ingin bisa mengobati orang dengan belajar atau dengan secara alternatif,atau secara belajar dan belajar dari orang orang yang pinter dalam mengobati.
Berbicara masalah guru atau pengajar ku ingin sekali juga menjadi bu guru,bisa mengajar di depan siswa siswa,bisa memberi ulangan dan bisa memberi nilai,seneng banget deh.seperti pengalaman putri menjadi tempat guru bagi anak anak majikan putri di taiwan,ada sandy,herry dan james,mereka mengambil jurusan bahasa english,mungkin masih hal hal kata kata yang mudah dan masih aku ingat he he he yah sekedar menjadi tempat guru mereka ketika mereka mendapatkan pekerjaan rumah pasti mereka akan menyuruh aku mengerjakan pekerjaan rumah mereka,dan itu sangat mudah bagi putri selama putri masih ingat,tapi seneng banget menjadi kan mereka teman dalam belajar,begitu sebaliknya selama 3 tahun di taiwan ini putri juga banyak belajar bahasa bahasa baru lagi kosa kata baru lagi apalagi kini putri bisa belajar bahasa yang dulu belum pernah putri pelajari yaitu bahasa hakka.
Emmm rasa nya putri makin capek saja di Taiwan,dengan pekerjaan di rumah sakit ochhh sangat capek,tapi kenapa ada satu teman yang lebih gembira di rumah sakit yah,mungkin mereka lebih bebas,karena di rumah sakit hanya makan dan tidur saja dan itu itu saja tidak masak,tidak membersihkan rumah,mungkin lebih ringan,ada teman putri yang di rumah sakit sudah hampir 2 tahun ochhh apakah dia tidak bosan,aku merasa satu hari saja rasanya satu tahun,semoga aku tidak lama di Rumah sakit.
Ada hal baru yang mesti aku ingat ketika aku melihat satu teman di rumah sakit,dia seakan bebas memutar musik di ponselnya lalu berjoget ria sendiri dan terasa bahagia banget,aku hampiri dia,wachh ternyata di lagi penat pikiran dan stress hehehheee…..ku hanya tersenyum manis,ada lagi yang merawat nenek,dan nenek ini sangat rewel dia inginya ngajak jalan jalan saja,dari pagi siang dan sampai sore,walah ini type nenek yang rewel dan tidak suka di tempat tidur dan sukanya mengadu pada anak anaknya yang tidak pernah di lakukan oleh teman putri,bisa di katakan nenek hanay cari muka saja hehehehehe…..
Bahkan ada satu teman dia mempunyai hubungan gelap dengan teman Taiwan hanya untuk mendapatkan tambahan NT saja,gaji selalu utuh,ochh Tuhan mereka mereka lah yang buat nama sebagian kita ikut tercoreng,seakan teman teman yang tidak bersalah ikut ikut menangggung malu,seorang istri yang kadang lupa malah bersenang senang berhubungan dengan TKI Thailand,menurut banyak teman yang mempunyai TTM TKI Thailand,mereka akan mendapatkan apa yang diinginkan,bahkan berdalih bila hanya memberi ciuman saja sudah mendapatkan ponsel baru dan pulsa gratis..ochhh Tuhannn….Itupun bila mereka yang mempunyai wajah yang sangat menarik,tapi untuk type cowok Thailand tidak memandang wajah cantik atau jelek asal mau di ajak jalan mungkin sudah oke.
Seperti pengalaman saya ketika mempunyai teman dekat Cowok Philipina,yang kemarin baru saja pulang,dulu di kenalkan oleh teman saya,memang dia sangat baik banget,sms setiap hari menggunakan bahasa english walau aku tidak mahir,ujung ujungnya cowok philipina mengajak putri buat making love in phone ..maaf.Putri kaget dan berpikir inilah jaman perantauan atau apa aku tidak mengerti,bahkan kemarin ingin mengajak ketemu dengan ingin mengajak tidur maaf…tapi putri bukan munafik,ku gak bisa dan aku tolak,mungkin putri bego atau sudah gak berhasrat kali yah hehehehehe….walaupun aku di iming imingin sebuah ponsel baru dan berpuluh uang NT.
Lho ceritanya kok sampai di sini yah….yang pasti dokter adalah cita cita ku semasa kecil dan aku ingin mewujudkan nya walau pun mungkin waktu belum berpihak pada putri tapi suatu saat aku pasti akan mewujudkannya..ciayooo putri..



